Ketahui Kapan Tubuh Membutuhkan Vitamin Dan Siapa Saja Yang Sebenarnya Membutuhkannya

Banyaknya aktivitas sehari-hari membuat seseorang membutuhkan tambahan suplemen disamping berbagai makanan bergizi yang mereka konsumsi https://id.foursquare.com/v/pt-metiska-farma/4c4d26d1a34b2d7f5befd898. Tambahan suplemen tentunya akan membuat daya tahan tubuh mereka menjadi lebih baik dan tubuh mereka juga menjadi lebih segar. Namun, pastikan bahwa suplemen yang dikonsumsi diproduksi oleh produsen yang tepat. Salah satu pridusen obat-obatan yang terpercaya adalah metiska farma.


Perlu disadari juga bahwa mengonsumsi suplemen yang tidak tepat hanya akan membawa bahaya bagi kesehatan. Kamu juga perlu menanamkan pikiran bahwa vitamin atau suplemen bukanlah sebuah pil atau obat yang bisa memenugi semua kebutuhan vitamin dan mineral di tubuh kamu. Suplemen dan vitamin hanya bisa menambahkan kandungan nutrisi atau mineral yang kamu dapatkan dari makanan.

Mungkin kamu akan merasa bingung untuk menentukan kapan tubuh kamu membutuhkan asupan vitamin tambahan. Padahal, kamu bisa mengetahuinya dari sinyal yang diberikan oleh tubuh kamu sendiri. Biasanya, tubuh akan memberikan sinyal ketika kamu kurang istirahat atau ketika kamu membutuhkan tambahan vitamin di tubuh kamu. Misalnya, kamu merasa tubuh menjadi lemas dan lesu ketika bangun tidur, itu menjadi pertanda bahwa kamu sedang membutuhkan tambahan vitamin dan suplemen. Salah satu vitamin yang banyak dikonsumsi adalah vitamin C, di mana kamu akan membutuhkannya ketika wajah kamu sedang tidak cerah dan kamu merasakan sariawan. Mengonsumsi vitamin tersebut sangat diperlukan oleh tubuh untuk melawan zat kimia yang masuk ke dalam tubuh.

Saat kamu merasa tubuh kamu dalam keadaan yang sehat, maka kamu memang tidak membutuhkan vitamin atau suplemen, namun pada beberapa orang vitamin dan suplemen jelas menjadi penunjang gizi mereka. Ada beberapa orang yang memang membutuhkan vitamin dan suplemen dalam kehidupan mereka.

1. Lansia yang berusia di atas fifty tahun. Pada usia ini memang disarqankan utnuk mengonsumsi lebih banyak vitamin, terutama vitamin B12.
2. Ibu hamil dan menyussui yang biasanya membutuhkan suplementasi zat besi, asam folat, dan berbagai mineral lain untuk menunjang kondisinya tersebut.
3. Mereka yang memiliki kebiasaan makan kurang dari 1600 kalori perharinya.